Home Entertainment Siswi SMP Pasrah 10 Kali Diajak Berhubungan Intim Bareng Duda,Hamil 2 Bulan...

Siswi SMP Pasrah 10 Kali Diajak Berhubungan Intim Bareng Duda,Hamil 2 Bulan Saat Rayakan Anniversary


Seorang siswi SMP pasrah saat diajak berhubungan intim oleh seorang duda.

RR yang masih berstatus pelajar siswi SMP ini menuruti kemauan duda berinisial CA untuk melakukan hubungan intim.

Duda berusia 26 tahun itu rupanya menjalin cinta dengan CA yang masih berstatus pelajar SMP.

Kisah asmara duda dan siswi SMP ini sudah berjalan sekitar 1 tahun lebih.

Bahkan, keduanya merayakan first anniversary hubungan asmara mereka.

CA mengajak kekasihnya yang masih berusia 15 tahun untuk melakukan hubungan intim untuk merayakan firts anniversary-nya.

RR pun pasrah menuruti kemauan sang kekasih untuk melakukan hubungan intim disebuah kamar kosan.

Namun, saat sedang asik berduaan di dalam kamar kosan, keduanya kaget ketika tiba-tiba didatangi petugas.

Rupanya, dikamar kos tersebut keduanya kepergok tengah berhubungan intim layaknya pasangan suami istri.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribunjatim.com, duda di Surabaya tersebut ditangkap polisi saat sedang berduaan dan berhubungan intim dengan kekasihnya yang masih siswi SMP.

CA dan RR ketahuan berhubungan intim untuk merayakan first anniversary di rumah kos Jalan Kedung Anyar, Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, awalnya kedua pasangan tidak resmi itu ditangkap oleh polisi saat menggelar razia.

Menurut polisi, perbuatan bejat CA kepada RR bukan baru pertamakalinya.

Bahkan, saat ini RR diketahui tengah hamil muda.

“Tersangka sudah sepuluh kali melancarkan nafsu bejatnya, hingga korban hamil,” ujarnya.

CA, duda sejak 2015 tahun itu menghamili RR.

Hubungan mereka sudah terjalin 1,5 tahun.
Berdasarkan pengakuannya, CA mengatakan selama ini tidak mengetahui bahwa korban masih duduk di bangku SMP.

“Bilang sama saya SMK,” katanya saat rilis kasus di Polrestabes Surabaya.

Rayuan CA kepada kekasihnya membuat RR pasrah dan luluh hingga menuruti kemauan sang duda.

bahkan, RR rela menyerahkan kesuciannya untuk sang duda lantaran dijanjikan akan dinikahi.

“Saya bilang mau tanggung jawab,” bebernya.

Saat mengetahui pacarnya itu hamil, CA mengaku memang siap bertanggungjawab.

Namun, ia menunggu usia kandungan RR beranjak tiga bulan.

“Menunggu usia kandungan tiga bulan baru ngomong ke orang tua,” lanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 81 UU RI NO. 35 TH 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman lima tahun, maksimal 15 tahun penjara.

Saat melakukan hubungan intim, CA menyewa sebuah kamar kos dengan tarif Rp 125 ribu untuk satu hari.

“Sebanyak 10 kali setelah lebaran, di rumah kos bayar Rp 125 ribu untuk satu hari,” katanya di Polrestabes Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan jika kedua sejoli ini ditangkap operasi gabungan di kamar kos.

“Kita kordinasi dan kita laporkan ke orang tua korban, dan orang tua melapor ke polisi karena sudah terjadi 10 kali,” katanya. *

TRIBUNNEWSBOGOR.COM